Seabass86's Blog

sekedar membagi ilmu

  • Berlangganan

  • Blog Stats

    • 118,490 hits
  • RSS 1.

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

insektisida pada pertanian,perikanan dan peternakan

Posted by seabass86 pada Desember 29, 2012

Insektisida adalah bahan kimia yang dipergunakan untuk membunuh insekta termasuk ektoparasit yang mengganggu dalam bidang tanaman maupun ektoparasit pada hewan ternak, termasuk familia Sarcoptidae dan Democidae seperti tungau, caplak, lalat, nyamuk, belalang, wereng.

KLASIFIKASI INSEKTISIDA

a. Organoklorin (Chlorinated Hydrocarbon):

  • DDT (Dichlorodifenyl Trichloroethan),
  • BHC (Benzene Hexachlorida)= Lindan =          Gamexan.
  • Dieldrin dan Toxaphen

b. Organofosfat, termasuk :

  • TEPP (Tetraetil pirofosfat)
  • Paration, Malation, Diazinon,
  • Carbamat, Coufos dan Reulin

DDT = Dichlordifenyl trichloroethan

Sifat Kimia : Berbentuk kristal, warna putih dan tidak berbau, sedikit larut dalam air, dan larut dalam  pelarut organik. Pertama kali ditemukan oleh Paul Muller 1939.

Daya Kerja Racun : DDT merupakan racun serangga yang dipakai dalam bidang pertanian. Mekanisme kerja dalam membunuh serangga : belum diketahui dengan pasti.

1. Teori overton-Meyer : DDT. Mempunyai efek daya bius. Karena bersifat lipid soluble yang mampu menembus SSP insecta. à Kematian insecta Kejang (Konvulsi).

2. Teori Martin : DDT beracun bagi insecta karena didalam tubuh parasit menghasilkan HCl pada reseptor dimana DDT bekerja.

3, Teori Pori2 membran dari Mullin: Membran sel terdiri dari mol. Lipoprotein yang tersusun berjajar dengan pori2 diameter 18 A. Molekul DDT dapat tepat memasuki pori2 tersebut.

EFEK PADA MAMALIA

DDT. merupakan racun kontak dan racun lambung. Efek sistemik DDT. merusak SSP. yang menyebabkan hyper exitabelitas, konvulsi à paralisa.

DDT. Terkonsentrasi di Cerebelum dan Cortex motoris. Miokard sangat sensitif à fibrilasi ventriculer.

DDT.àdidalam tubuh dimetabolisme menghasil kan trikloroethan dan radikal Chlorofenil.

DDT.à menghambat Cytocrom oxidase dan beberapa enzim jariongan yang lain.

Absorbsi pada mamalia

Absorbsi kedalam tubuh mamalia, berbeda dengan insecta. Bentuk Powder sangat mudah diabsorbsi oleh kutikula chitin insecta, sangat sedikit mll. Kulit mamalia. Sedangkan dalam bentu solven minyak sangat mudah diabsorbsi kulit dan mukosa usus mamalia.

Distribusi :

DDT terdistribusi kesemua jar. tubuh. Terkonsentrasi pada jar. Lemak. Dalam dosis tinggi yang masuk kedalam tubuh sebagian besar di deposit di Jar. Lemak.

Dengan dosis 1-10 ppm. Konsentrasi maksimun dijumpai dalam waktu 6 bulan.

Ekskresi :

Sangat lambat, apabila diminum sebagian besar diekskresikan bersama feses, yang diabsorbsi diekskresikan lewat urin dalam waktu 2-4 jam dalam bentuk Chlorofenil acetic acid (75%)dan sisanya sebagai ester. Sebagian besar disimpan dalam lemak dan diekskresikan lewat kulit dan lemak susu.

Daya Toksisitas :

Pada mamalia mempunyai batas keamanan yang luas. Secara normap absorbsi lewat kulit, pencernaan dan respirasi relatif sangat sedikit, kecuali sengaja minum banyak.

Daya toksisitasnya bervariasi tergantung banyak faktor, seperti : spesies, cara kontak, umur hewan dan pelarutnya.

Burung2 resisten resisten terhadap DDT, Insekta, Ikan, Amphibia,Krustacea à peka.

Kepekaan menurun berurutan : mencit, rat, cat, dog, rabbit, guinea pig, monkey, babi, kuda, sapi, domba, kambing.

LD minimal 25 mg/pon bb. i.v. à Toksisitas terlihat dalam waktu 5 – 10 menit.

Tanda-tanda Toksisitas :

Tremor otot kepala dan leher

Hypersalivasi, kejang tonik dan klonik.

Perubahan Patologi Anatomi :

Nekrosis sentrolobuler pada hati, Degenerasi melemak pada ginjal, nekrosis otot2 jantung, lesi pada chordaspinalis dan nukleus otak.

Penanganan :

Pada keracunan per-oral :segera dilakukan gastric lavage, atau pemberian emetika, Pemberian obat barbiturat,

Pemberian larutan Infus dan Pemberian Atropin Sulfat,

BHC = Benzene Hexachlorida = Gamexan= Lindane

Banyak digunakan di bidang Pertanian

Sifat Kimia :

Bentuk kristal putih, berbau spesifik, Tidak larut dalam air larut dalam pelarut organik.

Mekanisme Kerja :

Belum diketahui dengan jelas

1. Teori antimetabolime : menghambata metabolisme                           inositol.

2. Teori pori2 membran dari mullinà molekul isomer            gamexan             menyumbat pori2 lipoprotein yang menyusun sel tubuh.

by : andy setyo w, 060310083 P,085655195186.
nilotica86@yahoo.com
.sardines86@gmail.com
,unair,perikanan.universitas airlangga surabaya,jawa timur indonesia, asia tenggara.

terima kasih telah membaca Seabass86@wordpress.com

salam Kenal, dan salam hangat

nama saya : Andy Setyo Widodo

no telp : 0856 551 951 86, 0813 1475 04 90, (031) 50 57 100

berasal dari : surabaya , jawa timur, unair,anak perikanan

{sekarang bekerja di Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Ngagel Surabaya }

{bagian Marketing pinjaman Untuk Usaha},

{mari silahkan hubungi saya jika ingin konsultasi Pinjaman untuk Usaha }

{Terima Kasih}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: