Seabass86's Blog

sekedar membagi ilmu

  • Berlangganan

  • Blog Stats

    • 118,490 hits
  • RSS 1.

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

kehidupan dari teripang di lautan

Posted by seabass86 pada Desember 30, 2012

ini versi bahasa indonesia :

ini hanya sekedar info untuk pengetahuan anda sebagai pembaca, setia wordpres, dari sang penulis : andy setyo w, anak perikanan unair,surabaya, jawa timur,indonesia.

12/3/2007

2.1.1. Teripang

Jenis teripang yang selama ini telah dikelola oleh nelayan antara lain : teripang susu, teripang kapek, teripang kuro dan teripang putih atau teripang pasir (Holothuria scabra). Jenis ini harganya cukup mahal yaitu berkisar Rp. 7.500,- s/d Rp. 20.000,- /Kg; jenis lainnya hanya berkisar Rp 250,- s/d Rp. 3.000,- /Kg. belum dibudidayakan.

Karena jenis teripang pasir ini semakin berkurang populasinya karena terus dipungut walaupun masih kecil-kecil, maka mulailah nelayan melakukan budidaya teripang pasir yang masih kecil dï tempat-tempat pemeliharaan yang dipagar, di perairan pantai yang cocok dengan lingkungan kehidupan teripang pasir tersebut.

2.1.2. Luas unit budidaya teripang

Budidaya teripang baru dimulai pada sekitar bulan Januari 1985 oleh beberapa nelayan disekitar Selat Tiworo. Kemudian sampai bulan September 1985 yang melakukan pemeliharaan teripang berjumlah 90 kepala keluarga. Masing-masing keluarga rata-rata memiliki areal sekitar 400 m2 – 1.000 m2.
Teripang pasir ini hidup didasar laut yang berpasir dan sedikit berlumpur. Pada malam hari mencari makanan dan pada siang harinya membenamkan dirinya dalam pasir/lumpur.

Dalam pembesaran teripang semakin dalam laut tempat pemeliharaan semakin cepat pertumbuhannya, Akan tetapi masih kecil-kecil akan cepat pertumbuhannya bila diperlihara ditepi pantai yang pada waktu air surut mencapai kedalaman 1 s/d 1½ m.

2.1.3. Padat penebaran

Dalam areal seluas 200 m2 ditebari benih sekitar 500 – 2.000 ekor teripang, langsung dipelihara dalam tempat pemeliharaan. Kemudian yang sudah mulai besar dipindahkan ditempat pemeliharaan lainnya yang sudah dapat menghasilkan daging teripang yang baik.

2.1.4. Hama dan penyakit.

Musuh utama teripang yang telah diketahui adalah kepiting. Apabila ada diantara badan teripang yang mengalami luka, maka berarti mengundang hadirnya kepiting. Dan apabila kepiting mengais-ngais luka pada tubuh teripang, maka teripang hanya menyerah diam saja, karena teripang hampir seperti tidak ada gerakannya.

2.1.5. Periode pemeliharaan.

Anak teripang yang dipelihara berukuran panjang sekitar 5 cm, dalam waktu 6 bulan dapat menjadi 10–15 cm, dagingnya menjadi tebal dan kenyal, sehingga bila diolah dapat memenuhi standar kualitas baik. Dalam keadaan kering olahan satu kg berisi sekitar 10 ekor, harganya mencapai Rp 17.500,- – Rp 20.000,-/Kg. Teripang yang masih muda ukuran 5 – 8 cm jika diolah akan mengalami penyusutan cukup besar, tiap kg mencapai 50 – 100 ekor, harganya hanya berkisar Rp 2.000,- – Rp 3.500,-/Kg. Melihat kenyataan tersebut dan menyadari akan semakin berkurangnya populasi teripang yang menjadi mata pencaharian mereka, maka teripang muda yang diperolehnya dipelihara lebih dulu samapi dewasa selama 6 sampai 8 bulan, tergantung dari besar kecilnya benih.

2.1.6. Produktivitas usaha.

Untuk dapat mengetahui hasil yang dicapai dan produktivitas usaha pemeliharaan teripang oleh masyarakat nelayan. sebagaimana telah dikemukakan masih pada tahap permulaan, diperlukan pengamatan lebih lanjut, antara lain terhadap habitat, tehnik pembudidayaan yang baik dan sebagainya.

2.1.7. Penyediaan benih.

Usaha pencarian benih teripang dilakukan dengan jalan menyelam di laut pada kedalaman 2 meter sampai 5 meter. Biasanya benih teripang diperoleh bersama pada saat nelayan mencari teripang yang dewasa untuk diolah. Teripang yang masih muda dibesarkan lebih dulu dan yang telah dewasa dapat langsung diproses untuk diolah lebih lanjut. Di beberapa tempat tertentu biasa dijumpai benih teripang yang hanyut terhempas ombak di tepi pantai. Pada umumnya teripang nampaknya tidak tahan terhadap suhu yang lebih tinggi di pantai, maka pencarian benih dilakukan pada malam hari pada saat anak-anak teripang dalam tidak bergerak seperti benda mati saja. Tetapi bagi para nelayan pengumpul teripang yang telah mengetahui kebiasaan hidup teripang, pada siang hari pun dapat juga dikenali tempat-tempat dimana teripang bersembunyi. Pada umumnya mulut teripang tetap menghadap kearah permukaan dasar laut, sehingga bila diperhatikan terdapat lubang kecil yang persis dimulut teripang.

Terdapat informasi bahwa teripang dapat berkembang biak didalam areal pemeliharaan dalam jumlah yang cukup banyak. Namun sejauh mana kebenaran informasi tersebut, penulis belum mengetahui secara langsung.

2.1.8. Pemasaran hasil.

Seperti halnya hasil laut non ikan lainnya teripang oleh nelayan penangkap dijual kepada pedagang pengumpul di desa-desa nelayan setempat. Oleh pedagang pengumpul kemudian teripang tersebut diolah dengan jalan direbus dan diasap. Kemudian dari pedagang pengumpul dilokasi pengolahan (I) teripang yang sudah diawet dijual kepada pedagang pengumpul berikutnya (II) untuk selanjutnya diperdagangkan secara antar pulau (antar daerah) yaitu ke Ujung Pandang dan Surabaya. Adapun jalur pemasarannya dan tingkat harga teripang pasir (teripang putih) dan jenis teripang lainnya adalah sebagai berikut :

Teripang hasil tangkapan nelayan yang dijual dalam keadaan basah kepada pedagang pengumpul (I)/(Pengolah) dengan harga berkisar Rp 100,- s/d Rp 250,-/ekor sesuai mutu teripang. Kemudian oleh pedagang pengumpul (I) setelah dijual kepada pengumpul (II) pedagang antar pulau dengan harga Rp 4.500,- s/d Rp 20.000,-/kg kering sesuai dengan kualitas teripang. Pada umumnya penilaian kualitas teripang dititik beratkan pada :

  1. Besar kecilnya teripang, semakin besar teripang harganya semakin mahal.
  2. Kualitas teripang tergantung dari :
  • tingkat kebersihan teripang
  • perebusan dan pengasapan
  • Tingkat kelembaban

Teripang yang pengolahannya sempurna nampak bening dan bersih, semakin sempurna pengolahan teripang harganya semakin mahal.

ini versi bahasa inggrisnya :

This information just for your knowledge as readers, loyal wordpres, from the author: andy setyo w, child fishing unair, Surabaya, East Java, Indonesia.

03/12/2007

2.1.1. Sea cucumbers

Types of sea cucumbers that had been managed by the fishermen, among others: the sea cucumber milk, kapek sea cucumbers, sea urchins and sea cucumbers kuro white or sand sea cucumber (Holothuria scabra). This type of price is quite expensive at around Rp. 7500, – s / d Rp. 20.000, – / Kg; any other type only around Rp 250, – s / d Rp. 3.000, – / Kg. not been cultivated.

Because this type of sand sea cucumber population dwindling due to continued product though still small, they begin to make the cultivation of sea cucumber fishermen are still small sand in places that fence maintenance, in coastal waters that matches the life of the sand sea cucumber.

2.1.2. Area of ​​sea cucumber aquaculture units

Aquaculture of sea cucumbers begin until sometime in January 1985 by some fishermen around the Strait Tiworo. Then in September 1985 to undertake the maintenance of sea cucumbers which totaled 90 households. Each family has an average area of ​​about 400 m2 – 1,000 m2.
Sea cucumbers live sand sea bottom is sandy and slightly muddy. At night in search of food during the day and immerse himself in the sand / mud.

In the deep-sea sea cucumbers enlargement captivity faster growth, however small they will grow fast when maintained on beaches at low tide which reaches a depth of 1 s / d 1 ½ m.

2.1.3. Solid stocking

In an area of ​​200 m2 seeds strewn around 500-2000 tailed sea cucumbers, directly maintained in captivity. Then that is a great starting place moved other maintenance that can produce good meat cucumbers.

2.1.4. Pests and diseases.

The main enemy of sea cucumbers are known crab. If there is loss of sea cucumbers are among the injured, it means inviting the presence of crabs. And when crabs scavenging wounds on the body of sea cucumbers, the cucumbers just give up nothing, because cucumbers almost no movement.

2.1.5. Maintenance periods.

Child-sized sea cucumbers preserved length of about 5 cm, within a period of 6 months can be 10-15 cm, the meat becomes thick and chewy, so that when processed to meet quality standards. In the dry state of processed one kg contains about 10 cows, the price reached USD 17.500, – Rp 20,000, -/Kg. Young sea cucumbers the size of 5-8 cm when processed will experience considerable shrinkage, per kg reaches 50-100 tail, the price is only about Rp 2,000 – Rp 3,500, -/Kg. Given this reality and are aware of the decrease in the population of sea cucumbers their livelihoods, the young sea cucumbers earned first maintained till today for 6 to 8 months, depending on the size of the seed.

2.1.6. Business productivity.

In order to determine the outcome and productivity of maintenance of sea cucumbers by fishing communities. as already mentioned is still in the early stages, required further observations, such as the habitat, good cultivation techniques and so on.

2.1.7. Provision of seeds.

Sea cucumber seed quest was done by diving in the sea at a depth of 2 meters to 5 meters. Usually obtained with sea cucumber seeds at the adult sea cucumber fishermen to be processed. Young sea cucumbers bred first and an adult can be immediately processed for further processing. In certain places is common sea cucumber seeds that drift waves crashing on the beach. In general, sea urchins do not seem resistant to higher temperatures on the coast, then search seeds do at night when the kids are not moving like sea cucumbers in inanimate objects only. But for collecting trepang fishermen who already know the habits of sea cucumbers, even during the day may also identified areas where sea cucumbers hiding. In general, sea cucumbers mouth still facing towards the sea floor, so that when the note there is a small hole in the mouth just cucumbers.

There is information that cucumbers can breed in the area of ​​maintenance in considerable amounts. However, the extent to which the information is correct, the authors do not know directly.

2.1.8. Marketing.

As with any non-fish marine sea cucumber by fishermen sold to collectors in the local fishing villages. By traders is then processed by way of the sea cucumber boiled and smoked. Then from traders at the location processing (I) that has been preserved sea cucumbers sold to the next collector (II) for the next traded between islands (inter-regional), namely to End of View and Surabaya. The line marketing and price level sand sea cucumbers (trepang white), and other types of sea cucumbers are as follows:

Sea cucumber fishing catches are sold to middlemen wet (I) / (Spreadsheet) with prices ranging from U.S. $ 100, – s / d Rp 250, -/ekor appropriate quality sea cucumbers. Then the collector (I) after sale to collectors (II) inter-island trader at Rp 4,500, – s / d Rp 20,000, according to the quality -/kg dried sea cucumber. In general assessment of the quality of sea cucumber emphasis on:

The size of the sea urchins, sea cucumbers growing more expensive price.
The quality depends on sea cucumbers:
the level of cleanliness of sea cucumbers
boiling and evaporation
Moisture levels
Processing sea cucumbers are perfectly clear and clean look, the more perfect the more expensive sea cucumber processing.

terima kasih telah membaca Seabass86@wordpress.com

salam Kenal, dan salam hangat :

nama saya : Andy Setyo Widodo

no telp : 0856 551 951 86,   0813 1475 04 90,   (031)  50 57 100

berasal dari : surabaya , jawa timur, unair,anak perikanan

{sekarang bekerja di Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Ngagel Surabaya }

{bagian Marketing pinjaman Untuk Usaha},

{mari silahkan hubungi saya jika ingin konsultasi Pinjaman untuk Usaha }

{Terima Kasih}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: