Seabass86's Blog

sekedar membagi ilmu

  • Berlangganan

  • Blog Stats

    • 118,490 hits
  • RSS 1.

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

tanah dan unsur tanah

Posted by seabass86 pada Desember 30, 2012

ini versi bahasa indonesia :

2 Keadaan tanah

‘Tanah’ adalah lapisan terluar kulit bumi dan merupakan lapisan terpenting untuk bertani. Dalam meneliti dan memonitor keadaan tanah, ada berbagai faktor yang harus diperhatikan karena faktor-faktor tersebut akan memberikan banyak informasi.

Tanah terdiri dari tiga komponen: padat (butir pasir, debu, liat dan bahan organik) , cair (air di dalam pori tanah), dan udara (di dalam pori atau rongga tanah). Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, ketiga komponen tersebut harus berada dalam keadaan seimbang. Bila tanah terlalu basah (hampir semua pori diisi air), maka akan kekurangan udara sehingga akar tanaman sulit bernapas. Sebaliknya, bila tanah terlalu kering (kekurangan air), walaupun cukup udara, dapat menyebabkan tanaman layu.

2.1 Tekstur tanah

Tekstur tanah adalah pembagian ukuran butir tanah. Butir-butir yang paling kecil adalah butir liat, diikuti oleh butir debu (silt), pasir, dan kerikil. Selain itu, ada juga tanah yang terdiri dari batu-batu. Tekstur tanah dikatakan baik apabila komposisi antara pasir, debu dan litany hampir seimbang. Tanah seperti ini disebut tanah lempung. Semakin halus butir-butir tanah (semakin banyak butir liatnya), maka semakin kuat tanah tersebut memegang air dan unsur hara. Tanah yang kandungan liatnya terlalu tinggi akan sulit diolah, apalagi bila tanah tersebut basah maka akan menjadi lengket. Tanah jenis ini akan sulit melewatkan air sehingga bila tanahnya datar akan cenderung tergenang dan pada tanah berlereng erosinya akan tinggi. Tanah dengan butir-butir yang terlalu kasar

(pasir) tidak dapat menahan air dan unsur hara. Dengan demikian tanaman yang tumbuh pada tanah jenis ini mudah mengalami kekeringan dan kekurangan hara.

2.2 Struktur tanah

Struktur tanah adalah sifat tanah yang tergantung dari tekstur, bahan organik, dan zat kimia seperti karbonat di dalam tanah. Istilah yang sering digunakan untuk struktur misalnya:

  1. Agregat: kumpulan butir tanah yang direkat leh karbonat, oksida, atau bahan organic.
  2. sruktur lepas adalah tanah yang butir-butirnya mudah lepas. Tanah yang terlalu tinggi kandungan pasirnya cenderung empunyai struktur lepas.
  3. Struktur ringan digunakan untuk menggambarkan tanah berpasir karena ringan atau mudah diolah
  4. Struktur berat digunakan untuk menggambarkan tanah liat yang berat/sulit diolah.

2.3 Bahan organik

Ada dua macam bahan organik tanah, yaitu bahan organik yang sudah melapuk dan bersatu dengan tanah, dan bahan organik yang masih kelihatan wujud aslinya yang disebut juga sebagai seresah atau sisa tanaman. Tinggi rendahnya bahan organik tanah dapat ditandai dari warna tanah. Tanah yang tinggi kandungan bahan organiknya biasanya berwarna hitam. Tanah ini relatif lebih subur dibandingkan tanah yang berwarna pucat. Bahan organik sisa tanaman yang mudah dilihat adalah sisa daun, ranting, akar, kayu, buah dan biji. Semakin banyak sisa tanaman di atas permukaan tanah, maka tanah semakin terlindung dari terpaan air hujan dan semakin kecil erosinya. Bahan organik sisa tanaman juga merangsang pertumbuhan hewan dan tumbuhan kecil di dalam tanah sehingga dapat meningkatkan aktivitas proses penguraian zat hara tanah.

ini versi bahasa inggrisnya :

2 ground state

‘Land’ is the outermost layer of the earth’s crust and is the most important layer for farming. In researching and monitoring the state of the ground, there are various factors that must be considered because these factors will provide a lot of information.

Soil consists of three components: solid (grains of sand, dust, clay and organic matter), liquid (water in the soil pores), and air (in the soil pores or voids). To support the growth of plants, all three components must be in balance. If the soil is too wet (almost all the pores filled with water), it will lack the air so that plant roots could hardly breathe. Conversely, if the soil is too dry (lack of water), although enough air, can cause plant wilting.

2.1 Soil texture

Soil texture is a soil grain size distribution. Grain is the smallest grain clay, followed by dust grains (silt), sand, and gravel. In addition, there is also land consisting of stones. Soil texture is said well if the composition of sand, silt and Litany almost balanced. Soil is called loam soil. The finer the grain of the soil (the more clay grains), the stronger the soil hold water and nutrients. Soil clay content is too high it will be difficult processed, especially when the soil is wet it will become sticky. Soil type will be difficult to pass water so that when the land is flat will tend to stagnate and erosion on sloping ground will be high. Soil with a grain that is too rough

(Sand) can not retain water and nutrients. Thus, plants that grow on land susceptible to this type of drought and nutrient deficiencies.

2.2 The structure of the soil

Soil structure is the nature of which depends on the soil texture, organic matter, and chemicals such as carbonates in the soil. The term is often used for structures such as:

Aggregate: a collection of soil grains bonded leh carbonates, oxides, or organic materials.
loose structures are grain-grain soil easily separated. Soil that is too high in sand tends empunyai loose structure.
Lightweight structure is used to describe as it is light or sandy soil easily processed
Structure weight is used to describe the heavy clay / hard processed.
2.3 Organic Materials

There are two kinds of soil organic matter, the organic matter is decaying and united with the soil, and organic matter are still visible the original form also called litter or crop residues. The level of soil organic matter can be characterized from the color of the soil. High soil organic matter content is usually black. Land is relatively more fertile soil than pale. Organic materials are easily seen crop residues are the rest of the leaves, twigs, roots, wood, fruits and seeds. The more crop residue on the soil surface, the soil more protected from exposure to rain and less erosion. Organic materials remaining plants also stimulate the growth of animals and plants in the ground so small can increase the activity of decomposition of soil nutrients.

yang membuat tugas :

salam Kenal, dan salam hangat

andy setyo widodo

085655195186, 081314750490, (031) 50 57 100

surabaya , jawa timur, unair,anak perikanan

{sekarang bekerja di Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Ngagel Surabaya }

{bagian Marketing pinjaman Untuk Usaha},

{mari silahkan hubungi saya jika ingin konsultasi Pinjaman untuk Usaha }

{Terima Kasih}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: