Seabass86's Blog

sekedar membagi ilmu

  • Berlangganan

  • Blog Stats

    • 118,490 hits
  • RSS 1.

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

soal analisis penyakit ikan 2

Posted by seabass86 pada Januari 2, 2013

ini versi bahasa indonesia :

Analisis Penyakit Ikan II

1. perubahan eksternal gol cyprinid oleh herpes ( CHV )
èadanya kutil putih susu keabuabuan pada kulit di kepala sirip atau dimana pun pada permukaan tubuh –PILIH SATU
2. kultur sel untuk membiakkan virus fish pox nyerang CHV
è FHM, EPC, MCT, CE-1, singkatan F E M Ce ,,,,,,,Suhu optimal 20 , replikasi 15 dan tidak 10 dan 25.- jwban bisa kecuali, atau bener semua
3. gejala klinis common carp yang terserang fish pox CHV
èpada ikan dewasa tidak menunjukkan perubahan dan mobidity tidak terlihat. Pada ikan ukuran juvenil nafsu makan hilang gelembung renang kaku kadang-kadang tidak gerak
4. morfologi herpesvirus ictaluri pada ccv fish pox CHV _lele
è amplop, partikel icosahedral simetri, DNA, ukuran 175- 200 nm, nukleokapsid
5. host HSV (herpes salmon virus )
è host natural : Rainbow dan Steelhead singkatan air es
host rentan : Benih chum dan Chinok singkatan BnC
host resisten : Atlantic salmon dan Brown trout singkatan AnB
6. host dari carp pox
è common carp dan agasi carp.
7. nama lain herpes virus cyprinid CHV
è fish pox dan carp pox
8. sel yang digunakan untuk membiakkan HSV (herpes salmonis virus)
è CHSE-214 , RTF-1, RTG-2 singkatan R-C-R.
sel ini tidak tumbuh jika ditanam pada FHM, BB, BF-2
9. perubahan internal HSV (herpes salmon virus)-herpes-air laut
è pada ginjal, hati, dan limpa terjadi edematous, hyperplasia, congesti, dan necrosis. Selain itu terjadi juga pada otot skeletal berupa hemoragis dan nekrosis.
10. bagaimana cara mengetahui pertumbuhan virus penyebab fish pox
è dengan cara intranuclear cowdry tipe A. pada EPC tidak terjadi formasi sintia

11. penyebab CCVD (canel catfish virus disis )
è herpes virus ictalury è herpesvirus
12. perubahan eksternal CCVD-herpes
è cirri utama abdomen terdapat cairan warna kuning muda dalam rongga peritoneal. Exoptalmia,insang pucat,haemoragis pada dasar kulit
13. isolasi virus CCVD- herpes menggunakan
è BB, CCO, ginjal walking catfish, jantung ikan tilapia.è pertanyaannya kecuali….
14. bahan kimia yang digunakan untuk menginaktifkan CCV-herpes
è eter 20%, clorofom 5%, ultraviolet 20-40
15. tahapan pcr
è singkatan DAE, yaitu Denaturasi ( 94-96), Annealing ( 50-65), Ekstensi (72)
16. sel isolasi GSV reovirus
è GCK 84 dan jika diidentifikasi pake eliza
17. PERUBAHAN INTERnal IHN infeksius haemopotic necrosis-rabdo
è ciri2 utama rongga tubuh berisi cairan kekuning-kuningan jernih, digestic tract tidak berisi makanan, berisi lendir, petechiae pada mesentris, peritoneum, hati, ginjal, gelembung renang.
18. syarat vaksin yang digunakan pada Viral Haemoragic Septicaemia-salmon-rabdo
è vaksin inaktif, vaksin aktif, vaksin subunit (protein G) semuanya kelihatan pada sps
19. desinfektan untuk membunuh rhabdovirus
è formalin, sodium hydroxide dan chorine
20. host dari SGD-IRIDOVIRUS
è Epinephelus tauvina
21. ORGAN yang biasa untuk isolasi IPN-birnavirus
è 1. ginjal, 2.hati, 3. limpa, 4. pyloric cecae
22. sel untuk isolasi lympocystis –iridovirus
è sel BF-2 , masa inkubasi 23-25
23. perubahan internal SGD irido
è cirri utama ginjal bagian anterior bengkak, jantunx inflamasi, limpa bengkak, insang pucat
24. cara isolasi ENV-irido
è dengan cara ulas darah nucleus piknotik
25. penyebab ISA-mixovirus RNA
è mixovirus == golongan orthomyxoviridae
26. Sel untuk tumbuhkan GSV- reovi
è 1. FHM, 2. CHSE 214 3. BB ada 3 gt!!!!!!!
27. sample yang diambil untuk deteksi ikan carier IPN-birna
è 1. cairan ovarium 2. cairan seminal 3. feses
28. perubahan internal ipn-BIRNA
è pada bagian POSTERIOr stomatch berisi gelatin (bening seperti susu)
29. sifat lymphocystis –irido
è 1.stabil ultrasonifikasi , 2. sensitive pH diluar kisaran 6-9,
3. simpan pada suhu -70, 4. diinaktivasi dengan gliserol 50 %
30. cara pengendalian CCV-herpes
è karantin stok yang terinfeksi, desinfektasi kolam dengan 40 mg/L clorin, vaksin aktif (strain lemah)
31. peranan lectin
è merupakan protein atau glycoprotein yang mampu mengenal dan mengikat karbohidrat pada permukaan bakteri dan fungi. Tidak memunyai aktifitas enzimatik dan catalitik. Melumpuhkan atau mengaglutinasi mikroorganisme dan berfungsi sebagai opsonin
32. faktor2 yang mempengaruhi resistensi alami pada inang
è fagosit , NCC, monosit, makrofag,
33. sel hemosit pada system imun crustacea (py namanya sel hemosit)
è peran menetralkan partikel asinx dengan cara fagositosis, encapsulasi, produksi bahan anti microbial
34. peranan sel makrofag
è sel yang professional , fagosit professional.infiltrasi kedalam epidermis kulit
35. kemampuan sel semigranular pada crustacea
è 1.encapsulasi, 2.sitotoksik, 3.mengaktifkan ProPO, 4. fagositik
36. sel untuk mengisolasi SVCV- rabdo-rna
1.Fhm, 2.EPC, 3.Sel ovari ikan carp

37. vector SVCV- rabdo-rna
è 1.lintah, 2. argulus
38. cara identifikasi SVCV- rabdo-rna
è 1. netralisasi
39. penyebaran SVCV- rabdo-rna
è 1. cohabitat , 2.pakan yang terkontaminasi, 3. vector
40. uji mendeteksi SVCV- rabdo-rna
è1. imunoflourescent, 2. imunoperoksidase,
41. keberhasilan isolasi tergantung
è seleksi spesimen, koleksi spesimen,
42. obligat patogen
è mempunyai host untuk hidup, contoh virus,bakteri, parasit, protozoa
43. cara mengambil sample serum
è darah diambil tanpa antikoagulan, sebelum diuji dipanaskan suhu 56 selama 30 menit, untuk menghilangkan zat yang tidak spesifik dan komplemen, diambil 2x fase akut dan penyembuhan

44. sumber infeksi
è 1. ikan yang terinfeksi, 2. carier, 3. telur air,pakan,peralatan yng terkontaminasi
45. reservoir host melalui
è membran insang, mucus, feses, urin
46. arti infeksi
è keberadaan suatu patogen dalam tubuh
47. label enzim pada antigen eliza
è dilakukan uji eliza kompetitif dan eliza titrasi
48. perinsip uji aglutinasi
è direk ag partikel dan ab spesifik
indirek ag larut dilekatkan pada partikel Ag terhambat ditambah ab spesifik terjadi aglutinasi
aglutinasi pasif terbalik ag larut + ab spesifik terhambat terjadi aglutinasi

49. label enzim pada antibodi eliza
è double antibody sanwit eliza
50. penentuan antigen dengan eliza
è 1. elisa kompetitif, 2. elisa elisa titrasi, 3. double antibody sanwit eliza
4. indirect sandwich elisa
51. enzim yang digunakan untuk melabel ag dan ab
è HRP, AP, GOD, B-galaktosidase, glukoamilase, CAH, asetilkolin
52. elisa titrasi
è ab jumlah berlebih, aktifitas enzim berbanding terbalik dengan kadar ag dalam sampel
53. uji Hi prosedur alpa dan beta
è alpa =1 berarti virus encer
beta virus kontan
54. perinsip uji hambatan florencen
è
55. uji indirect sandwich elisa
è untuk penentuan ab
56. uji IPO
è ipo lansung menentukan ag
ipo tidak langsunx tidak perlu konjugat kusus untuk masinx2 AG
57. tujuan VN test
è menetralisasi infektifitas dari virus
58. èdiinkubasi dan diinokulasi pada host yang peka untuk mengetahui
59. morfologi IPN birnavirus
è RNA tdk amplop,
60. bahan kimia untuk inaktif virus IPN birnavirus
iodine dan clorin
61. gejala klinis eksternal limpocistis irido
è ada nodul pada sirip, kepala, permukaan tubuh

 

ini versi bahasa inggris nya :

Analysis of Fish Disease II

1. external change goals by cyprinid herpes (CHV)
èadanya keabuabuan milky white warts on the skin on the head fins or where else on the body surface-SELECT ONE
2. cell culture to breed fish pox virus attack CHV
è FHM, EPC, MCT, CE-1, short for FEM Ce,,,,,,, optimal temperature 20, replication 15 and not 10 and 25. – jwban can save, or bener all
3. Clinical symptoms of common carp pox stricken fish CHV
èpada adult fish showed no change and mobidity not visible. In juvenile sized fish swim bladder loss of appetite sometimes rigid motion
4. CCV herpesvirus morphology ictaluri in fish pox CHV _lele
è envelope, particle icosahedral symmetry, the DNA, the size of 175-200 nm, the nucleocapsid
5. host HSV (herpes virus salmon)
è natural host: Rainbow and Steelhead stands for water ice
susceptible host: Seed chum and Chinok abbreviation BNC
host resistance: Atlantic salmon and Brown trout acronyms ANB
6. host of carp pox
è Agasi common carp and carp.
7. AKAs CHV cyprinid herpes virus
è fish and carp pox pox
8. cells used to propagate HSV (herpes virus salmonis)
è CHSE-214, RTF-1, RTG-2 stands for R-C-R.
these cells do not grow if planted in FHM, BB, BF-2
9. internal changes HSV (herpes virus salmon)-herpes-sea
è the kidneys, liver, and spleen occurs edematous, hyperplasia, congesti, and necrosis. In addition it also occurs in skeletal muscle in the form of hemoragis and necrosis.
10. how to know the growth of pox viruses that cause fish
è intranuclear cowdry by type A. the EPC does not happen formation Sintia

11. cause CCVD (canel catfish virus disis)
è è ictalury herpesviruses herpes virus
12. external changes CCVD-herpes
è abdomen main characteristics are light yellow color liquid in the peritoneal cavity. Exoptalmia, pale gills, haemoragis on the basis of skin
13. CCVD-herpes virus isolation using
è BB, CCO, walking catfish kidney, heart, fish tilapia.è question but ….
14. chemicals used to inactivate CCV-herpes
è ether 20%, 5% clorofom, ultraviolet 20-40
15. stage PCR
è stands DAE, ie denaturation (94-96), annealing (50-65), Extension (72)
16. GSV reovirus isolated cell
è GCK 84 and if the identified use eliza
17. Internal changes haemopotic necrosis infectious Ihn-rabdo
ciri2 è main body cavity containing a yellowish clear liquid, digestic tract does not contain food, containing mucus, petechiae on mesentris, peritoneum, liver, kidneys, bubble pool.
18. terms used in the viral vaccine Haemoragic Septicaemia-salmon-rabdo
è inactivated vaccines, active vaccine, subunit vaccine (G proteins) are all visible on the sps
19. disinfectant to kill rhabdovirus
è formalin, sodium hydroxide and chorine
20. host of SGD-IRIDOVIRUS
è Epinephelus tauvina
21. ORGAN usual for the isolation of IPN-birnavirus
è 1. kidney, 2.hati, 3. spleen, 4. pyloric cecae
22. cells for isolation lympocystis-iridovirus
è BF-2 cells, an incubation period of 23-25
23. internal changes SGD irido
è The main characteristics of the anterior kidney swelling, inflammation jantunx, spleen swelling, pale gills
24. ENV-way isolation irido
è nucleus by blood pillowcase piknotik
25. ISA-mixovirus causes RNA
è mixovirus class == Orthomyxoviridae
26. Cells to grow GSV-reovi
è 1. FHM, 2. CHSE 214 3. BB there are 3 gt!!!!!!!
27. samples taken for the detection of carrier fish IPN-Birna
è 1. ovarian fluid 2. seminal fluid 3. Stool
28. internal changes IPN-Birna
è in the posterior stomatch containing gelatin (nodes such as milk)
29. lymphocystis nature-irido
è 1.stabil ultrasonifikasi, 2. sensitive pH outside the range of 6-9,
3. stored at -70, 4. inactivated with 50% glycerol
30. CCV-way control of herpes
è karantin infected stock, desinfektasi pool with 40 mg / L clorin, active vaccine (strain weak)
31. role of lectin
è are proteins or glycoproteins that can recognize and bind to carbohydrates on the surface of bacteria and fungi. Has no enzymatic activity and catalitik. Knocking out or agglutinate microorganisms and function as opsonin
32. faktor2 that affect natural resistance to the host
è phagocytes, NCC, monocytes, macrophages,
33. hemocyte cells in the immune system of crustaceans (py cells called hemocytes)
è role asinx neutralizing particles by phagocytosis, encapsulated, production of anti-microbial
34. role of macrophage cells
è professional cells, phagocytes professional.infiltrasi into the epidermis of the skin
35. the ability of cells to the crustacean semigranular
è 1.encapsulasi, 2.sitotoksik, 3.mengaktifkan PROPO, 4. phagocytic
36. cells to isolate RNA-SVCV-rabdo
1.Fhm, 2.EPC, carp fish ovaries 3.Sel

37. SVCV-rabdo vector-RNA
è 1.lintah, 2. Argulus
38. identification of SVCV-way rabdo-RNA
è 1. neutralization
39. spread of SVCV-rabdo-RNA
è 1. cohabitat, 2.pakan contaminated, 3. vector
40. test to detect SVCV-rabdo-RNA
E1. imunoflourescent, 2. imunoperoksidase,
41. success depends isolation
è specimen selection, collection of specimens,
42. obligate pathogens
è have a host for life, eg viruses, bacteria, parasites, protozoa
43. how to take a sample of serum
è blood was collected without anticoagulant, before being tested 56 heated temperature for 30 minutes, to remove specific substances and complement, taken 2x acute and healing

44. source of infection
è 1. infected fish, 2. carrier, 3. egg water, food, contaminated equipment yng
45. reservoir hosts through
è gill membranes, mucus, feces, urine
46. meaning infection
è the presence of a pathogen in the body
47. antigen enzyme label on eliza
è tested eliza eliza competitive and titration
48. perinsip agglutination test
è ag director of particles and specific ab
indirect ag soluble Ag particles embedded in specific ab happen hampered plus agglutination
reverse passive agglutination soluble ag + ab inhibited specific agglutination occurred

49. labeled antibody enzyme at eliza
è double antibody sanwit eliza
50. antigen determination by eliza
è 1. competitive elisa, 2. elisa elisa titration, 3. double antibody sanwit eliza
4. indirect sandwich elisa
51. enzymes used for labeling ag and ab
è HRP, AP, GOD, B-galactosidase, glucoamylase, CAH, acetylcholine
52. elisa titration
è ab excess amount, the enzyme activity is inversely proportional to the levels of ag in the sample
53. Hi test alpha and beta procedure
è alpha = 1 means the virus is diluted
virus beta cash
54. perinsip florencen resistance test
è
55. indirect sandwich elisa test
è for the determination of ab
56. IPO test
è ipo directly determine ag
ipo no unnecessary langsunx conjugate masinx2 specially for AG
57. VN test purposes
è neutralize the infectivity of the virus
58. èdiinkubasi and inoculated on a susceptible host to know
59. IPN morphology birnavirus
è RNA ill envelope,
60. chemicals for IPN virus inactivated birnavirus
iodine and clorin
61. External clinical limpocistis irido
è no nodules on fins, head, body surface

 

terima kasih telah membaca Seabass86@wordpress.com
salam Kenal, dan salam hangat

nama saya : Andy Setyo Widodo

no telp : 0856 551 951 86, 0813 1475 04 90, (031) 50 57 100

berasal dari : surabaya , jawa timur, unair,anak perikanan

{sekarang bekerja di Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Ngagel Surabaya }

{bagian Marketing pinjaman Untuk Usaha},

{mari silahkan hubungi saya jika ingin konsultasi Pinjaman untuk Usaha }

{Terima Kasih}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: